Kopi

Percikan air dari langit mulai membasahi lantai terasku, ku seduh kopi susu ku dengan perlahan. Pahit dan manisnya mengingatkanku tentang bagaimana harusnya hidup ini berjalan. Dari secangkir kopi susu ini aku mengeti bahwa tak kan ada rasa manis yang dapat terasa tanpa ada rasa pahit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s